The Effect of Relaxation Techniques and Distraction Techniques on Reducing Pain Scale in Postoperative Patients at UKI Hospital East Jakarta in 2020

dwi rohyani, Millya Helen

Abstract


The purpose of this study was to determine the effect of relaxation techniques and distraction techniques on reducing pain scale in postoperative patients at UKI Hospital in 2020. This study used a cross sectional study approach which aims to determine the effect of relaxation and distraction techniques on postoperative patients at UKI Hospital. Cross sectional is a method for approaching respondents (point time approach) which is carried out at one time. the independent variable is relaxation technique and the dependent variable distraction is the decrease in pain scale in postoperative patients. The results of the study concluded that there were differences in the results of the pain scale between the pre-test and post-test with the Relaxation technique in postoperative patients. Most of the respondents had moderate pain scale results as many as 77% of postoperative patients, the group after intervention with Relaxation showed that most respondents had mild pain scale results as many as 86% of postoperative patients. There is a difference in the results of the pain scale between the pre-test and post-test with the Distraction technique in postoperative patients. Most of the respondents had controlled severe pain scale results as many as 88% of patients, the group after the distraction intervention showed that most of the respondents had moderate pain scale results as many as 79% of patients.


Keywords


Relaxation Techniques, Distraction Techniques, Pain Scale Reduction, Post Surgery Patients

Full Text:

PDF

References


References

. Andarmoyo, S. (2013). Konsep Dan Proses Keperawatan Nyeri. Yogyakarta: Ar- Ruzz

. Appley, A. Gaham. (2010). Buku ajar Orthopedic dan Fraktur Sistem Apply. Edisi 9. Jakarta: Widya Medika

. Arfa, Muhammad. (2014). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas DalamTerhadap Penurunan Tingkat Nyeri pada Pasien Post-Operasi Appendisitis di Ruang Bedah RSUP Prof. Dr. Hi. Aleoi Saboe Kota Gorontalo. Tessis. Universitas Negeri Gorontalo Riset Kesehatan Dasar. (2013). Profil kesehatan Indonesia 2014. Diakses dari https://www.depkes.go.id pada tanggal 06 Januari 2020.

. Black, J.M., & Hawks, J.H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan. Jakarta: Salemba Medika.

. Burkitt, HG, Quick, CRG, and Reed, JB. (2007). Appendicitis In :Essensial Surgery Problems, Diagnosis & Management Fourth Edition London Elsevier, 389- 398.

. Doenges, M. (2012). Rancangan Asuhan Keperawatan Pedoman Untuk Perencanaan Dan Pendokumentasian Perawatan Pasien. Jakarta: EGC

. Faridah, V.N. (2015). Penurunan Tingkat Nyeri Post Op Apendisitis Dengan Tehnik Distraksi Nafas Ritmik. Jurnal Kesehatan Vol.7 Nomor 2.

. Grace, Pierce A, Borley, & Neil R. (2007). At a Glance Ilmu Bedah. Jakarta : Erlangga.

. Kneale, Julia dan Davis, Petter. (2011). Keperawatan Ortopedik Dan Trauma.

i. Jakarta: EGC

. Lubis, C.P., dkk. (2008). Intestinal parasitic infestation in Indonesia. Jakarta : EGC

. Lukman, Trullyen Vista. (2013). Pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi section casarea di RSUD. Prof. Dr. Hi. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Jurnal. Gorontalo: Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo.

. Majid A, Judha M & Istianah U. (2011). Keperawatan Perioperatif. Yogyakarta : Gosyen Publishing.

. Mansjoer, A. (2010). Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta : Media Aesculapsius. Monahan FD, et al. (2007). Phipps Medical-Surgical Nursing : Health and Illnes Perspectivess. 8th ed. Philadelphia : Mosby Inc.

. Muttaqin A, Kumala S. (2013). Gangguan Gasrtointestinal Aplikasi Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Jilid 1. Jakarta : Salemba Medika.

. Muttaqin, A., & Kumalasari. (2011). Asuhan Keperawatan Gangguan Sistem Perkemihan. Jakarta: Salemba Medika

. Nanda. (2010). Nanda International Diagnosa Keperawatan Definisi dan Klasifikasi. Jakarta EGC.

. Nurafif, HA & Kusuma, Hardi. (2013). Aplikasi Asuhan Keperwatan Berdasarkan Diagnosa Medis Nanda NIC –NOC. Yogyakarta: Media Action Publishing.

. Potter & Perry. (2010). Fundamental Keperawatan edisi 7. Jakarta: Salemba Medika

. PPNI. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia edisi 1. Jakarta: Dewan Pimpinan Pusat PPNI.

. Price, SA & Wilson, LM. (2012). Patofisiologi Konsep Klinis Proses-proses Penyakit, Edisi : 6. Jakarta : EGC.

. Pristahayuningtyas, Murtaqib, Siswoyono. (2015). Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Perubahan Tingkat Nyeri Klien Post Operasi Apendiktomi. Jurnal, Vol 4 No.1.

. Rampengan, Stania. (2014). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Dan Teknik Distraksi Terhadap Perubahan Intensitas Nyeri Pada Pasien Poat Operasi Di Ruang Irina Atas RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Manado. Diakses dari https://www.ejurnal.unsrat.ac.id pada tanggal 06 Januari 2020.

. Rasubala, G. (2017). Pengaruh Teknik Relaksasi Denson Terhadap Skala Nyeri Pasien Post Operasi Di RSUP Prof. Dr.R.D Kandou Dan RS TK.III R.W. Mongsidi Teling Manado. Diakses dari https://www.repository.um.ac.id pada tanggal 10 Januari 2020.

. Riskesdas. 2009. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan, Republik Indonesia.

. Smeltzer, SC & Bare, BG. (2009). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Edisi Volume 1. Jakarta : EGC.

. Smith. (2007). Terapi Pernafasan untuk Penderita Asma. Prestasi Pustaka. Sugeng, Jitowiyono dan Weni, Kristiyanasari. (2012). Asuhan Keperawatan Post Operasi. Yogyakarta: Nuha Medika

. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

. Tamsuri, A. (2008). Konsep dan Penatalaksanaan Nyeri. Jakarta : EGC.

. Wijaya, A.S & Putri, Y.M. (2013). Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta : Nuha Medika.

. Wijaya, P.A. (2016). Analisis Fakto-faktor yang Mempengaruhi Intensitas Nyeri Pasien Pasca Bedah Abdomen dalam Konteks Asuhan Keperawatan di RSUD Badung Bali. Jurnal Dunia Kesehatan, Vol.5, Nomor1.

. Wilkinson, J.M & Ahern. (2013). Buku Saku Diagnosis Keperawatan Edisi 9.

i. Jakarta : EGC

. Yusrizal. (2012). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam dan Masase Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi di Ruang Bedah RSUD Dr. M. Zein Painan. Jurnal. Diakses http://repository.unand.ac.id/17872/ pukul 19.30 tanggal 8 Januari 2018.

. Zees, R. F. (2012). Pengaruh Tehnik Relaksasi Terhadap Respon Adaptasi Nyeri pada Pasien Apendektomi di Ruang G2 Lantai II Kelas III BLUD RSU Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Jurnal Health and Sport, Vol 5, No. 3.

. Zerlinda, Ghassani. (2016). Pengaruh Pemberian aromaterapi lavender dan teknik relaksasi nafas dalam terhadap skala nyeri pada pasien post operasi fraktur ekstremitas di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Diakses dari https://www.repository.umy.ac.id pada tanggal 06 Januari 2020.




DOI: https://doi.org/10.37430/jen.v4i2.97

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Journal Educational Of Nursing is Indexed By:

 

Lisensi Creative Commons

Journal Educational Of Nursing is distributed under a   Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Internasional.

View My Stats